Thursday, 12 July 2012

I Dont Care Actually.... :)

Setelah sekian lama, merindu sekali untuk mengisi rumah moody ini...


I'm an indigo. And yes, i tell people that I am because that's what psychiatrists told me. Sebenernya gue nggak peduli lo percaya atau nggak. Karena itu semua nggak akan merubah kenyataan bahwa I do have a lot of weirdness in me. Sesuatu yang gue juga udah males share.

But no.. Gue nggak tergabung dengan persatuan anak indigo Indonesia. Gue bangga dengan diri gue, ofcourse. Tapi nggak menyangkut-pautkan kebisaan gue yang ajaib itu. Di postingan gue awal-awal dulu, gue dah pernah cerita that i was raised by a team of doctors who are non-believers. Mereka menganggap ini semua adalah mental illness. When people told you that you're sick since you're a kid, you're gonna believe it. Itulah kenapa gue nggak bergabung dengan sekumpulan anak hebat pemburu hantu dan pembaca masa depan.

I don't wanna entertain my bad tongue...



Pengetesan ini itu mulai dari yang minta nya enak sampe yang nadanya bau bangke juga gue dah pernah ngalamin. Kalau memang pas lagi bisa sih pasti bakalan gue jabanin. Indigo ini belum ada patokannya mana yang bener mana yang salah. Kalau gue kedengeran ga interest pas lo tawarin test adalah karena gue dah bosen. Coba lo tanya anak-anak indigo lainnya, ada nggak yang di tes melulu sampe tiap 3 bulan hobi banget psikotes.. gue rasa nggak ada deh..

Nggak mau ngabisin waktu dengan mengisi hari-hari hanya untuk mengejar kebenaran label itu. I have lots of bigger passions for myself and the worlds. Mau dibilang bener kek, bohong kek... Ya terserah aja sih.... hehehehe....


I have my own brain, and you have yours. I have my own thought, you do so. I have my own heart, and you do have your own, don't you??? Bebas aja beropini. And so do I. Gue juga bebas share apapun tentang diri gue yang gue mau share. If you find it wrong, it's your problem not mine... :)


Salute...




P.S


Kenapa gue pasang semuanya gambar lilin? Karena gue suka lilin. Tau kenapa orang katolik selalu berdoa pakai lilin? Karena ada ancient story bahwa kalau kita berdoa, asap dari lilin itu akan membawa doa-doa kita ke surga, Dan lilin menurut gue adalah simbol harapan. Saat listrik mati apa harapan lo? pasti "semoga ada lilin...". Kita harus jadi lilin dunia. Karena listrik dunia sudah hampir padam..



29 comments:

narti said...

Bingung mau komen soal yg itu, tapi setuju dgn ini "Kita harus jadi lilin dunia"
SIP!!

semoga baik2 aja yah :)

NURA said...

selamat pagi
iya setuju ,ia rela mati demi penerangan itullah lilin.

moenas said...

gara2 sudah ada listrik sekarang lilin semakin terlupakan ya, tapi kalau mati listrik penting juga tuh ^^

Raa said...

Lilin......

sederhana, tapi nggak harus mati kan

" Tapi kata orang tua, Tuhan itu ada dimana-mana mba.. nggak kelihatan sih emang. tapi emang harus percaya aja.."

Terimakasih atas semangat nya.... kita akan saling mendoakan .....

-Gek- said...

Tau ga Nin, kalo orang China sembahyang kan juga pakai lilin.. bukan cuma dupa. Bahkan, yang punya rejeki lebih, bisa beli lilin yg super besarrrrrrrrrr... Sampai sebesar pilar-pilar klenteng. Now, I know why they do that. Biar doanya terdengar sampai ke surgaloka.. :)
Have a great day, darl.
x

Seiri Hanako said...

nggak ada listrik, lilin pun jadi

BayuLebond said...

Prinsip gw "persetan orang mau bilang apa tentang gw itu bukan urusan gw"

uci cigrey said...

udah lama ngga ngisi posting, dari desember 2011 >.< ayo semangat nin
wah indigo, hak masing2 utk nyikapinnya, temen saya ada juga, punya pemikiran yg sama kaya kamu.

BlogKiti said...

admin, share artikel tentang ke indigo an admin lebih banyak donk. saya selalu suka denger cerita hal-hal ginian. bikin penasaran aja sih.

Indonesian Strong from Home said...

setuju!!! i have my own reason to do whatever i wanna do..!!! beuhhh.. napa baru sekarang iia saiia nyampe di blog ini?!?!? coba dari dulu.. salam kenal iia :)

Penghuni 60 said...

berarti bersyukurlah, karena msh ada tukang jualan lilin.. coba kalo udh gak ada yg jualan lilin, apa lg yg mau kita pake..?
:D
sebenarnya inti yg kamu tulis itu apa sih Nin? soal indigo atau soal lilin?
perasaan akhir2 ini indigo itu sering menjadi bahan sorotan ya?

Meutia Halida Khairani said...

saya juga suka lilin.. welcomeback :)

RIAN Ra-kun said...

setelah sekian lama, saya rindu juga mampir ke blog ini. dan, fotonya unik-unik :)
have a nice day ^^

Belajar Forex said...

Ikut menyimak artikelnya Gan :-)

Salam,

fitrie said...

lilin lambang romantisme
aneka warna

Ninda said...

lama amat gak ngisi blog mbak
jangan ditinggal2 lagi yaaa

Outbound di Malang said...

nice post :)
ditunggu kunjungan baliknya yaah ,

Chintya Dewi said...

Nice post ☺
Lovely pictures ♡

Ilmu Metafisika said...

Ikut menyimak artikelnya Gan :-)

Salam,

tour and travel di surabaya said...

gue percaya kq.. :D hahah

miko said...

lilin itu kecil tapi dampaknya besaar

dreamy said...

waaahhhh...jadi terang dunia dah

tour and travel disurabaya said...

gak peduli urusan orang.. ngurus diri sendiri aja belum tentu bisa, gimana ngurusin orang? hehehe

tour and travel said...

hahha,,

Helmi said...

keluh kesah nya udah beraat banget yaa..

:D

sewa mobil jakarta said...

Lilin juga menggambarkan cahaya terang yang tidak pernah padam. Harapan yang tidak pernah hilang dan semangat yang selalu membara.

Pengobatan alami untuk paru paru basah said...

wahh kerentt :) indahnya lilinnya :)

obat herbal tricajus said...

waaah udah gx bisa jawab ..

salut deh buat mbanya

Ina Rakhmawati said...

jadilah lilin yg menjadi penerang dalam kehidupan. wah keren indigo. itu adlh sebuah anugrah. mbak seperti tetanggaku deh indigo :)
salam kenal. kpn2 mampir ke blogku ya :)

Followers

Stuff